Followers

Penjelasan Mengenai OTG (On The Go), Inovasi Dari Perkembangan USB

Di jaman yang sudah semakin berkembang dan serba modern seperti sekarang ini, sudah banyak sekali inovasi-inovasi yang semakin banyak ditemukan dan juga dikembangkan untuk membantu pekerjaan manusia dalam kehidupan sehari-hari agar menjadi lebih mudah dan cepat dilakukan. Salah satu inovasi yang paling banyak mengalami perkembangan adalah teknologi.

Di era modern sekarang ini, bisa dikatakan bahwa teknologi sudah menjamur dan melekat sebagai salah satu kebutuhan yang harus dimiliki oleh setiap orang yang ada di dunia. Hal tersebut terbukti dengan semakin banyaknya perkembangan yang dilakukan oleh vendor-vendor teknologi terkemuka yang ada di dunia.

Contoh teknologi yang dikembangkan adalah Laptop, Komputer, dan juga Smartphone. Ketiga hal tersebut seakan-akan tidak bisa dipisahkan dalam kehidupan sehari-hari baik dalam urusan pekerjaan maupun hanya sekedar sarana hiburan. Ketiga teknologi tersebut pun dikembangkan sesuai dengan meningkatnya kebutuhan banyak orang dalam mengatasi kegiatan sehari-hari.

Dalam urusan pekerjaan, tentunya kita menginginkan sesuatu yang simpel dan selalu mudah untuk dilakukan. Seperti contohnya saja penyimpanan dokumen maupun file yang nantinya akan kita berikan pada orang yang bersangkutan dengan file tersebut. Biasanya, untuk urusan memberikan data file tersebut kita menggunakan flashdisk sebagai media penyimpanannya.

Dalam menggunakan flashdisk tersebut, kita biasanya menggunakan laptop maupun komputer. Namun, untuk sekarang ini kita tidak harus selalu menggunakan laptop maupun komputer untuk penggunaannya. Hal tersebut karena sekarang ini kita sudah bisa menggunakan inovasi USB yang bisa kita terapkan pada smartphone kita.

Nah, berbicara mengenai USB yang dimaksudkan tersebut, inovasinya adalah USB OTG. Untuk penjelasan lebih lengkap mengenai USB OTG ini, silahkan simak ulasannya berikut ini.

Pengertian USB

Sebagian dari kita pasti sudah tidak asing lagi dengan istilah yang satu ini. Ya, di jaman yang serba modern seperti sekarang ini, USB bukanlah lagi hal yang jarang kita dengar maupun kita gunakan. USB merupakan singkatan dari Universal Serial Bus yang mana sekarang ini sudah semakin banyak digunakan pada perangkat elektronik yang ada dalam kehidupan kita sehari-hari.

Seperti yang sudah diterangkan di atas, USB merupakan singkatan dari Universal Serial Bus yang mana dengan menggunakan USB dapat memungkinkan kita untuk menghubungkan satu perangkat dengan perangkat lainnya yang mana nantinya kedua perangkat tersebut akan saling terhubung dan dapat digunakan sebagaimana mestinya.

USB merupakan suatu teknologi yang memungkinkan kita untuk menghubungkan alat eksternal (peripheral) seperti scanner, printer, mouse, papan ketik (keyboard), alat penyimpan data (zip drive), flash disk, kamera digital atau perangkat lainnya ke komputer kita. USB sangat mendukung transfer data sebesar 12 Mbps ( juta bit per detik). Komputer (PC) saat ini, umumnya sudah memiliki port USB. Biasanya disediakan minimal 2 port. Jika dibandingkan dengan paralel port dan serial port, penggunaan port USB lebih mudah dalam penggunaannya.

USB adalah bus berseri untuk perangkat penghubung, biasanya pada komputer, dan juga digunakan pada peralatan lainnya seperti konsol permainan dan PDA. Sistem USB mempunyai desain yang asimetris, yang terdiri dari pengontrol host dan beberapa peralatan terhubung yang berbentuk pohon dengan menggunakan peralatan hub yang khusus.

Desain USB ditujukan untuk menghilangkan perlunya penambahan expansion card ke ISA komputer atau bus PCI, dan memperbaiki kemampuan plug and play (pasang dan mainkan) dengan memperbolehkan peralatan-peralatan ditukar atau ditambah ke sistem tanpa perlu mereboot komputer. Ketika USB dipasang, ia langsung mengenali sistem komputer dan memproses device driver yang diperlukan untuk menjalankannya.

USB dapat menghubungkan peralatan tambahan komputer seperti mouse, keyboard, pemindai gambar, kamera digital, printer, harddisk, dan komponen tambahan lainnya. USB kini telah menjadi standar bagi peralatan multimedia seperti pemindai gambar dan kamera digital. Versi terbaru (hingga Januari 2005) USB adalah versi 2.0. Perbedaan paling mencolok antara versi baru dan lama adalah memilki kecepatan transfer data yang sudah meningkat.

Sejarah Perkembangan USB

Saat ini, hampir semua perangkat elektronik menggunakan teknologi USB dalam penggunaan perangkatnya. Contohnya saja dalam penggunaan komputer maupun laptop yang ada pada kantor di tempat kita bekerja, pastinya kita dapat menemukan port USB yang mana seringkali kita gunakan untuk menghubungkan flashdisk dengan komputer yang kita gunakan.

Mungkin ada konektor lain yang lebih cepat tetapi USB adalah perangkat yang nyaman, dapat diandalkan, tahan lama, relatif murah dan lebih dari cukup untuk sebagian besar tugas dalam hal transfer data. Inilah yang membuat USB tetap populer.

USB sendiri merupakan sebuah hasil dari kerjasama tujuh perusahaan teknologi besar yang dimulai pada tahun 1994. Ketujuh perusahaan tersebut adalah Compaq, DEC, IBM, Intel, Microsoft, NEC dan Nortel. Tujuan dasarnya waktu itu adalah membuat sebuah teknologi yang akan menggantikan berbagai macam konektor yang ada di belakang PC kita dan menghubungkannya dengan perangkat luar. Yap, diharapkan nantinya ada satu konektor yang bisa mengakomodir berbagai keperluan tersebut.

Sejarah awal USB dimulai pada tahun 1996. Pada tahun ini, USB versi 1.0 diperkenalkan. Beberapa perusahaan besar yang menciptakan teknologi USB ini,antara lain Intel, Compaq, Digital, IBM, dan Northen Telecom. Keberadaan USB 1.0 secara berangsur-angsur di maksudkan untuk menggeser fungsi berbagai konektor (yang biasanya berada pada panel belakang sebuah PC), dan menggantinya dengan sistem USB.

Sebenarnya terdapat dua macam USB 1.0, yang masing-masing memiliki berbedaan dalam hal kecepatan, kedua macam USB 1.0 tersebut adalah USB 1.0 Low-speed dengan kecepatan tranfer data 1,5 Mbit/s (1,5 Mega bit perdetik = 0,1875 Mega byte per detik) dan USB 1.0 Full-speed dengan kecepatan tranfer data 12 Mbit/s (1,5 Mbyte per detik).

Setelah itu pada April 2000 diluncurkan USB versi 2.0 yang menggunakan standar dari USB-IF (Implementers Forum) pada akhir tahun 2001. Beberapa perusahaan besar ikut men-develop USB 2.0 ini, sehingga akhirnya USB 2.0 memiliki kemampuan transfer rate hingga data 480 Mbit/s, jauh dibandingkan dengan USB 1.0 yang hanya memiliki data transfer rate 12 Mbit/s. USB 2.0 juga mampu di manfaatkan untuk menjalankan berbagai perangkat USB secara simultan dalam waktu yang bersamaan tanpa mengalami gangguan.

Pada September 2007 diperkenalkanlah USB 3.0. Pada versi 3.0 ini, data transfer rate mampu meningkat tajam hingga 10 kali lipat dibandingkan versi sebelumnya. Maka dari itu USB 3.0 ini disebut dengan SuperSpeed USB, dan uniknya, USB 3.0 juga mendukung versi sebelumnya, dengan artian konektornya juga bisa digunakan untuk USB 2.0, dimana ini dikenal dengan nama backward compability.

Inovasi ini akan memungkinkan host-controller melakukan manajemen e­nergi terhadap periferal-periferal yang terhubung. Dengan standar USB 3.0, perangkat yang tidak digunakan tidak hanya dapat dikecualikan pada proses pengiriman data, melainkan juga dinonaktifkan.

Hal ini tentunya akan menghemat listrik sekaligus melindungi hardware terkoneksi. Di ­sini digunakan tiga modus hemat energi, yaitu modus U1 IC untuk pengiriman dan penerimaan dinonaktifkan, pada U2 IC clock-generator sementara dihentikan, dan pada U3 dicapai kondisi standby.

USB OTG

Pernahkah kamu melihat flashdisk yang menggunakan kabel USB yang dihubungkan ke smartphone? Jika pernah, pastinya kamu sudah mengetahui bahwa penghubung yang digunakan tersebut sering juga dikatakan sebagai USB OTG atau On The Go. Alat ini memungkinkan kita untuk bisa menghubungkan smartphone kita dengan perangkat lainnya yang menggunakan port USB sebagai media penghubungnya.

Mungkin sebagian besar orang menganggap bahwa kabel USB OTG ini hanya digunakan sebagai media penghubung handphone kamu dengan Flashdisk sekaligus untuk berbagi file. Namun ternyata secara luas fungsi aksesoris ini bisa lebih dari itu bahkan cukup kompleks meskipun memiliki bentuk yang mungil.

Dengan menggunakan perangkat USB OTG ini, kamu tentunya bisa menggunakannya untuk mentransfer data secara langsung dari flash disk (flash drive) ke Android kamu dengan sangat mudah. Selain itu, kamu juga bisa memainkan game di Android dengan menggunakan joystick gamepad.

USB OTG (On The Go) adalah salah satu spesifikasi dari USB 2.0 yang membuat perangkat android seperti smartphone atau tablet bertindak sebagai host atau master terhadap perangkat lain yang terkoneksi dengannya, seperti USB Flashdrive, kamera digital, printer, keyboard ataupun mouse.

Dengan kata lain, dengan USB OTG ini perangkat smartphone kamu dapat mengendalikan perangkat lain yang terkoneksi dengannya. Smartphone akan tahu apa yang harus dilakukan jika ada perangkat seperti USB Flashdrive, atau kamera digital, atau keyboard yang terkoneksi dengan smartphone. Hampir mirip seperti komputer atau laptop yang mengontrol perangkat eksternal seperti keyboard atau mouse yang dicolokkan lewat USB port.

Agar bisa menjadi Host atau master sebuah perangkat android haruslah sudah support USB OTG serta dibutuhkan sebuah kabel USB OTG. Kabel USB OTG cukup banyak dijual dipasaran dan harganya relatif murah. Namun yang perlu diperhatikan adalah tidak semua perangkat android sudah mendukung USB OTG ini. Jadi kita harus pastikan dahulu apakah perangkat android kita sudah mendukung USB OTG atau belum.

Dari segi kata kabel USB OTG dapat diartikan menjadi Universal Serial Bus On The Go. Kabel USB OTG ini pada awalnya memang memiliki fungsi utama sebagai media penghubung namun pada perkembangan selanjutnya juga dapat digunakan untuk melakukan transfer data dari Flashdisk ke handphone ataupun sebaliknya.

Pada awalnya USB untuk Flashdisk memang hanya ditemui pada perangkat komputer seperti PC ataupun laptop, namun seiring kemajuan teknologi banyak pengguna handphone yang juga merasa ingin menghubungkan Flashdisk ke perangkat handphonenya. Dari realitas seperti itu maka akhirnya muncul inovasi terbaru dalam bentuk aksesoris handphone yang bernama kabel USB OTG.

Namun sangat disayangkan tidak semua perangkat handphone bahkan yang memiliki OS Android sekalipun dapat mensupport penggunaan kabel USB OTG ini. Selain ketidakcocokan slot pada handphone, ketidakcocokan kernel pada Android juga menjadi salah satu penyebabnya. Terkadang juga pada handphone tertentu memerlukan rooting atau software tambahan terlebih dahulu agar fungsi kabel USB OTG dapat dijalankan optimal.

Fungsi USB OTG

Kebanyakan dari kita pastinya mengira bahwa USB OTG hanya berfungsi untuk menghubungkan flashdisk dengan smartphone yang kita gunakan saja. Namun sebenarnya, ada banyak lagi fungsi yang bisa kita dapatkan dari USB OTG ini. Berikut ini adalah beberapa contoh fungsi yang kita dapatkan dari penggunaan USB OTG, antara lain :

  • Menambah Ukuran Memori Smartphone

Kita seringkali merasa kurang puas pada ukuran internal memori smartphone kita yang terlalu sedikit. Namun beda halnya jika memiliki flashdisk yang dilengkapi kemampuan USB OTG, kamu bisa langsung menancapkannya pada smartphone. Nah, dengan memanfaatkan fitur Adoptable Storage di Android Marshmallow, kamu bisa menyulap flashdisk yang kamu gunakan jadi memori internal. Dan jika smartphone kamu tidak dibekali dukungan memori eksternal, flashdisk yang kamu hubungkan bisa digunakan sebagai memori tambahan untuk menyimpan file musik, foto atau video.

  • Menggunakan Pheripheral Wireless

Berkat fitur Host Mode yang ada, smartphone yang kita gunakan sehari-hari juga bisa digunakan sebagai media peripheral. Banyak sekali perangkat pendukung teknologi yang telah berbasis wireless. Baik itu mouse, keyboard hingga speaker pun telah marak menggunakan teknologi ini. Jika kamu ingin menikmatinya menggunakan smartphone Androidmu, maka kamu bisa menggunakannya dengan bantuan USB OTG.

Dengan menyambungkan card wireless dengan bantuan port USB ke smartphone kamu, maka kamu sudah bisa mengendalikan perangkat pendukung tersebut dengan berbasis wireless kedalam smartphone kamu. Jadi kamu bisa menggunakan mouse maupun keyboard bila kamu membutuhkannya untuk mendukung penggunaan smartphone yang kamu miliki. Dengan menghubungkan konektor OTG ke smartphone, kamu dapat menggunakan keyboard dan mouse wireless agar memudahkan kamu mengoperasikan smartphone.

  • Membaca Data Menggunakan Card Reader

USB OTG juga berfungsi untuk membantu kita membaca data dengan menggunakan card reader. Saat kamu punya banyak foto menarik di SD Card yang kamu gunakan di kamera DSLR tapi lupa membawa komputer, kamu bisa langsung membaca data yang ada di dalamnya menggunakan card reader yang dihubungkan ke konektor USB OTG. Jadi sekarang kamu bisa berbagi konten keren kapan dan di mana saja.

  • Menghubungkan Eksternal Webcam

Di eranya smartphone selfie terbaik yang terus bermunculan, eksternal webcam barangkali sudah jadi hal yang langka digunakan. Tapi jika kamu punya webcam nganggur, benda tersebut bisa digunakan untuk menginspeksi suatu wilayah sempit dan gelap dengan mudah. Cukup hubungkan eksternal webcam milikmu via konektor USB OTG, maka kamu siap memantau wilayah-wilayah sempit dan gelap di smartphone menggunakan aplikasi.

  • Remote Kamera DSLR

Kamera DSLR merupakan kamera standart professional yang sudah banyak digunakan untuk berbagai keperluan media. Namun terkadang bentuknya yang tak sesimple smartphone membuat mereka yang tak biasa menggunakan kamera menjadi cenderung merasa sulit untuk melakukan berbagai pengaturan pada kamera. Tapi saat ini kamu bisa melakukan penyetingan kamera DSLR melalui smartphone Androidmu.

Dengan menyambungkan smartphone kamu dengan kamera DSLR melalui koneksi USB OTG maka kamu bisa mempermudah penyettingan seperti ISO, focus, speed, apetur bahkan hingga fitur Live View dapat kamu akses melalui Android yang terhubung dengan kamera. Ini tentunya sangat menguntungkan bagi kamu para videomaker maupun para vlogger yang membutuhkan lebih beragam kemudahan dalam proses pembuatan video.

Selain beberapa fungsi diatas sebenarnya masih banyak fungsi lain yang bisa dieksplor sesuai dengan kemampuan handphone kamu, seperti untuk Portable CD, dihubungkan ke kabel LAN, untuk membaca memori harddisk eksternal atau bahkan membaca media handphone lain. Seiring dengan perkembangan zaman maka fungsi dari setiap perangkat komputer juga pasti akan ditingkatkan juga, termasuk pada kabel USB OTG.

Kelebihan Dan Kekurangan USB OTG

Seperti yang sudah dijelaskan, fungsi yang dihasilkan dari penggunaan USB OTG bisa juga kita sebut sebagai kelebihan yang dimiliki oleh USB OTG ini. Namun, disamping itu semua, USB OTG juga memiliki kekurangan. Kekurangan tersebut akan ketahuan disaat kita menggunakannya dengan cara yang tidak tepat. Hal ini tentunya sangat penting untuk kita semua ketahui.

  • Kelebihan

Untuk kelebihan dari kabel USB OTG tentu sudah terlihat jelas setelah membaca definisi atau pengertian serta fungsi–fungsinya diatas. Kegiatan copy paste atau transfer data antara handphone dan Flashdisk dapat lebih dimudahkan mengingat kedua alat ini paling sering dibawa karena ukurannya yang kecil dan simpel untuk digunakan. Kita tidak memerlukan bantuan dari komputer ataupun laptop jika sudah membawa kabel USB OTG. Urusan pekerjaan juga akan lebih efisien serta lebih mudah jika menggunakan kabel USB OTG.

  • Kekurangan

Akan tetapi selain menyimpan banyak kelebihan patut dipahami juga bahwa kabel USB OTG ini masih memiliki banyak kekurangan. Salah satunya adalah ketidak cocokan pada beberapa perangkat handphone sehingga penggunaan kabel USB OTG ini dinilai masih kurang fleksibel. Bagi handphone yang dapat menggunakannya namun memiliki RAM yang kecil juga menyimpan resiko tersendiri, karena ketika dihubungkan dengan Flashdisk maka otomatis kinerja handphone juga berkurang.

Demikianlah penjelasan mengenai USB OTG. Berdasarkan ulasan di atas, tentunya kita semua tahu bahwa USB telah mengalami perkembangan yang sangat pesat sehingga bisa semakin memudahkan kita dalam menggunakannya. USB OTG juga memiliki berbagai macam fungsi yang mana tentunya sangat membantu kita di dalam pekerjaan sehari-hari.

Namun, dibalik banyaknya kelebihan yang diberikan oleh USB OTG ini, ternyata memiliki kekurangan yang mana USB OTG tidak mendukung untuk semua jenis smartphone. Tentunya hanya beberapa jenis smartphone saja yang bisa mendukung fitus USB OTG ini.