0 Followers

Penjelasan Mengenai Intranet Serta Perbedaannya Dengan Internet

April 29, 2018
363 Views

Di era yang serba modern sekarang ini, kita semua pastinya sudah saling terhubung menggunakan teknologi. Bisa dibilang bahwa teknologi merupakan sesuatu yang tidak bisa dilepaskan begitu saja dalam kehidupan manusia. Yang mana faktor utamanya adalah berkat adanya teknologi, kita akan merasa terbantu di dalam urusan pekerjaan kita sehari-hari.

Salah satu teknologi yang paling sering dan populer digunakan saat ini adalah internet. Internet merupakan sebuah jaringan yang bisa menghubungkan satu perangkat dengan perangkat yang lainnya di dunia. Dengan jangkauan yang begitu luas, tentunya kita semua bisa terhubung dengan banyak orang dari seluruh dunia.

Dengan adanya internet, kita sebagai pengguna tentunya merasa sangat terbantu di dalam mencari dan juga mengumpulkan informasi yang kita butuhkan dengan cara yang mudah dan tentunya sangat spesifik. Tidak heran kalau internet sudah menjadi salah satu teknologi yang sangat dibutuhkan sampai saat ini.

Tentu kita semua sudah sangat familiar dengan internet. Namun, selain internet sebenarnya masih ada satu teknologi yang bisa dibilang mirip dengan internet, yaitu Intranet. Sepintas, bisa dikatakan bahwa internet dan juga intranet sama. Namun, internet dan intranet sebenarnya adalah dua hal yang berbeda. Meskipun keduanya saling berhubungan dengan jaringan, namun ternyata dua hal tersebut memiliki perbedaan tersendiri.

Berbicara mengenai intranet, tentunya akan ada banyak sekali informasi yang bisa kita dapatkan mengenai hal yang satu ini. Oleh karena itu pada artikel kali ini kita akan membahas hal-hal yang ada mengenai intranet. Nah, untuk lebih jelasnya silahkan simak uraian selengkapnya berikut ini.

Apa Itu Intranet

Seperti yang sudah dijelaskan, bisa dikatakan bahwa intranet memiliki kesamaan dengan internet. namun bukan berarti benar-benar sama. Hal tersebut karena sebenarnya internet dan juga intranet adalah dua hal yang berbeda dari segi fungsi dan hal-hal yang lainnya.

Intranet sejatinya merupakan sebuah jaringan yang saling menghubungkan perangkat sama seperti yang ada pada internet. Namun, sebenarnya intranet adalah sebuah jaringan privat atau pribadi yang mana hanya menghubungkan perangkat-perangkat komputer yang ada pada jaringan lokal.

Intranet adalah sebuah jaringan privat (private network) yang menggunakan protokol-protokol Internet (TCP/IP), digunakan untuk berkomunikasi dan berbagi (tukar menukar) informasi dalam lingkup tertentu (terbatas), misalnya dalam lingkup sebuah kantor, sekolah, atau kampus. Intranet juga termasuk ke dalam salah satu jaringan LAN (Local Area Network) yang hanya bisa mencakup wilayah kecil.

Pengertian Intranet pada umumnya adalah suatu jaringan privat (tertutup) yang dihubungkan menggunakan protokol – protokol TCP/IP dan biasanya banyak digunakan dalam lingkungan organisasi atau perusahaan. Bisa dibilang Intranet ini adalah suatu jaringan Internet versi pribadi dan dengan skala terbatas. Penggunaan protokol – protokol tersebut dimaksudkan sebagai sarana pengalamatan, dan routing paket data antar host atau pengguna. Dalam hal ini tentu saja setiap komputer menggunakan IP address versi 4 yang memang masih eksis sampai sekarang.

Dalam suatu perusahaan atau organisasi tertentu adanya Intranet sangatlah penting serta mampu menunjang segala urusan. Kebutuhan akan keinginan tukar – menukar data antar pengguna agar bisa lebih efektif serta efisien menjadi salah satu faktor utama penciptaan teknologi ini. Mulai diperkenalkan ke publik pada tahun 1995 oleh para pembuat produk jaringan. Hingga saat ini sudah banyak inovasi serta pembaruan teknologi yang hadir dari perusahaan yang berfokus pada jaringan komputer.

Bagi mereka yang menggeluti dunia jaringan pastinya akan terbiasa menghadapi teknologi Intranet ini, mengingat lingkupnya yang lebih rendah yakni hanya pada satu perusahaan atau organisasi saja. Itulah sebabnya dalam satu organisasi atau perusahaan diwajibkan memiliki teknisi jaringan sebagai penunjang tukar menukar informasi dan berbagi data antar pengguna. Sama halnya seperti Internet, jaringan pada Intranet juga memiliki komputer server.

Atau bisa dikatakan Intranet adalah LAN yang menggunakan standar komunikasi dan segala fasilitas Internet, diibaratkan berInternet dalam lingkungan lokal. Umumnya juga terkoneksi ke Internet sehingga memungkinkan pertukaran informasi dan data dengan jaringan Intranet lainnya (Internetworking) melalui backbone Internet.

Kadang- kadang, istilah intranet hanya merujuk kepada layanan yang terlihat, yakni situs web internal perusahaan. Untuk membangun sebuah intranet, maka sebuah jaringan haruslah memiliki beberapa komponen sebagaimana yang digunakan untuk membangun Internet, yakni protokol Internet (Protokol TCP/IP, alamat IP, dan protokol lainnya), client dan juga server. Protokol HTTP dan beberapa protokol Internet lainnya (FTP, POP3, atau SMTP) umumnya merupakan komponen protokol yang sering digunakan.

Perbedaan antara internet dan intranet, dari segi jangkauan area, internet menjangkau seluruh dunia, sedangkan intranet terbatas pada area perusahaan atau instansi tertentu. Dari segi cara pemakaian teknologi untuk berkomunikasi, internet menggunakan saluran telekomunikasi sedangkan intranet menggunakan saluran komunikasi dalam perusahaan atau instansi itu sendiri. Sedangkan dari segi pengguna, internet digunakan oleh semua kalangan, intranet hanya digunakan oleh kalangan perusahaan atau instansi tertentu.

Sejarah Perkembangan Intranet

Tentunya berdasarkan penjelasan sebelumnya, kita semua sudah bisa menyimpulkan bahwa intranet merupakan sebuah jaringan yang menghubungkan satu perangkat dengan perangkat lainnya yang ada pada area lokal. Nah, sebenarnya bagaimana awal mula dari konsep jaringan intranet ini? Pastinya kita semua penasaran dan ingin mengetahui hal tersebut.

Siapa yang menyangka bahwa penemuan jaringan internet dan juga intranet menjadi sangat berpengaruh bagi dunia. Sejarah intranet serta perkembangannya tak akan pernah lepas dari momentum ditahun 1990-an dimana teknologi ini mulai populer digunakan oleh banyak perusahaan dan instansi.

Hal tersebut dikarenakan intranet banyak sekali memberikan nilai tambah untuk organisasi-organisasi tersebut seperti pengaturan sistem kerja guna meningkatkan produktivitas, meningkatkan kerjasama tim didalam perusahaan, serta berbagi informasi mengenai perusahaan secara efektif dan efisien. Untuk itu, mari simak bersama sejarah intranet dan perkembangnnya di dunia hingga saat ini.

Kompatibilitas Intranet sangat tinggi terhadap sistem lainnya sehingga mudah di terapkan, di pelajari, di kembangkan dan dikonfigurasi ulang. Dukungan aplikasi, program dan sistem operasi yang luas akibat dari popularitas Internet menjadikan Intranet sebagai masa depan LAN.

Dahulu, organisasi-organisasi menemukan tantangan bagaimana cara agar bisa melakukan komunikasi antara perusahaan dan antar perusahaan secara efektif dengan biaya yang efisien, tantangan itu sekarang sudah terjawab dengan kehadiran intranet dan internet.

Sejarah awalnya dimulai pada tahun 1970-an, ARPANET menemukan ide untuk membuat sistem jaringan untuk berbagi informasi dengan dikembangkannya Telnet dan FTP (File Tranfer Protocol) dimana para penggunanya bisa mengirim dan menerima data. Akan tetapi perkembangannya tidak bisa diharapkan sampai kehadiran PC ditahun 1980-an.

Tahun 1992 menjadi tonggak sejarah baru bagi teknologi ini dengan Internet Protocol (IP) barunya, yaitu Hipertext Transfer Protocol (HTTP). Teknologi ini didesain untuk meningkatkan efektivitas dalam hal mendokumentasi dan menjadi sebuah aplikasi handal di internet (red: perkembangan intranet tak pernah lepas dari perkembangan internet).

Pengguna web semakin meningkat ketika diperkenalkannya sebuah internet browser yang bernama Mosaic, dimana para pengguana dapat membuat, mengakses dan berbagi informasi. Hal ini sangat memudahkan pengguna sehingga internet semakin berkembang.

Selama terjadinya evolusi internet, banyak organisasi (utamanya perusahaan-perusahaan) yang menyadari betapa besar kekuatan dan potensi teknologi ini jika digunakan didalam perusahaan. Teknologi ini diharapkan dapat menyelesaikan berbagai macam persoalan yang ada didalam perusahaan seperti efektivitas dan efisiensi.

Sejarah Intranet di mulai sekitar tahun 1995 oleh beberapa penjual produk jaringan yang mengacu pada kebutuhan informasi dalam bentuk Web dalam suatu perusahaan. Intranet bisa disebut juga sebagai LAN yang menggunakan standar komunikasi dan segala fasilitas Internet.

Dengan teknologi intranet, perusahaan dapat membangun kerjasama tim dan juga berbagi berbagai macam informasi walaupun dengan platform yang berbeda-beda. Intinya, teknologi ini bisa diterapkan dibanyak perusahaan karena sifatnya yang easy to use atau user friendly.

Teknologi intarnet ini sangat menguntungkan bagi perusahaan karena teknologi tersebut sangat bermanfaat dengan biaya yang lebih murah dibandingkan dengan telepon dan teknologi jaringan pribadi lainnya. Teknologi intranet ini bisa merubah cara orang bekerja, belajar dan berbagi informasi.

Keuntungan lainnya dari intranet adalah ketersediaan informasi, kemudahan dokumentasi dan aksesibilitas, mengurangi biaya operasional dan perbaikan serta meningkatkan efisiensi. Semakin hari tantangan semakin komplek, diharapkan teknologi intranet bisa diganti dengan teknologi baru yang lebih baik lagi.

Hingga saat ini, intranet tentunya masih banyak digunakan oleh perusahaan-perusahaan yang mana agar dapat saling terhubung dan juga menjaga agar data perusahaan bisa terjaga dengan aman karena jaringan yang tersedia hanya mencakup lokasi yang ada pada perusahaan saja.

Manfaat Intranet

Pada penjelasan di atas sudah dijelaskan bahwa intranet memiliki kesamaan dengan internet namun dengan skala yang kecil dan biasanya digunakan untuk ruang lingkup yang kecil, misalnya saja sebuah perusahaan. Nah, tentunya penggunaan intranet di dalam sebuah perusahaan menghasilkan hal yang sangat bermanfaat bagi perusahaan tersebut. Berikut ini adalah beberapa contoh manfaat yang didapatkan dari penggunaan intranet.

  • Media Komunikasi

Manfaat yang pertama dari penggunaan intranet adalah sebagai media komunikasi. Mengapa tidak? Dengan adanya intranet tentunya siapapun yang ada di dalam ruang lingkupnya bisa saling berkomunikasi satu sama lain di dalam urusan pekerjaan yang ada di dalam bagian intranet tersebut.

Fungsi utama intranet adalah sebagai media komunikasi antara stakeholder dalam sebuah perusahaan, bisa karyawan dengan karyawan, manajer dengan karyawan, direktur dengan manajer, dan sebagainya. Intranet menyediakan aplikasi yang memungkinkan kita berkomunikasi secara dua arah seperti : layanan chatting, e-mail, bulletin boards, newsgroups, dan masih banyak lagi. Dengan hal tersebut diharapkan komunikasi akan berjalan dengan baik sehingga bisa terjalin kerjasama tim yang baik pula.

  • Meningkatkan Produktifitas Perusahaan

Memang benar bahwa penerapan teknologi jaringan intranet berdampak positif terhadap peningkatan produktivitas perusahaan. Tentunya akan sangat menguntungkan juga dengan penerapan teknologi intranet ini pastinya memungkinkan sebuah perusahaan untuk meningkatkan produktifitasnya.

Sebagai gambaran, karyawan dapat mengerjakan berbagai jenis tugas dengan tanggung jawab penuh dari meja karyawan tersebut karena informasi yang dibutuhkan bisa segera didapatkan dengan mengakses jaringan intranetnya. Banyangkan jika perusahaan harus kesana kemari (tanpa intranet) untuk mencari informasi yang dibutuhkan, itu tidak produktif bukan?

  • Menghemat Waktu

intranet berdampak positif bagi perusahaan, salah satunya perusahaan dapat menghemat waktu. Menghemat waktu dilakukan dengan interaksi melalui aplikasi intranet (misal layanan chatting) ketimbang bertemu langsung. Tentu ini pertanda baik bagi perusahaan karena waktu yang dihemat bisa digunakan untuk menyelesaikan tugas lainnya. Semakin perusahaan bisa menghemat waktu dan digunakan dengan sebaik-baiknya, maka perusahaan tersebut dapat meningkatkan produktifitasnya.

  • Meningkatkan Kerjasama

Seperti yang telah kita ketahui bersama bahwasannya intranet adalah media penghubung antara orang-orang yang berkepentingan (karyawan, manajer, direktur, dll) didalam perusahaan untuk saling berhubungan dan berbagi informasi. Dengan intranet, para karywan dapat mengakses data dan juga membentuk tim kerja. Hal itu menjadikan tugas-tugas bisa dikerjakan secara bersama-sama dengan lebih mudah dan cepat. Hal ini tentu yang diharapkapkan perusahaan, yaitu kerjasama tim yang bagus.

Prinsip Kerja Intranet

Seperti yang kita tahu, intranet sejatinya memiliki cara kerja yang sama dengan internet. Hanya saja, intranet merupakan sebuah jaringan privat yang hanya menghubungkan beberapa perangkat di dalam sebuah jaringan di dalam sebuah ruang lingkup yang sama dengan LAN (Local Area Network).

Prinsip kerjanya pada dasarnya sama dengan internet. Walau begitu untuk mengakses suatu jaringan intranet biasanya kita memerlukan adanya identifikasi pengguna yang biasanya disertai dengan kata kunci. Kedua hal ini biasanya dimiliki oleh orang yang ada di dalam organisasi dan perusahaan yang memakai jaringan intranet. Penggunaan kata kunci dan identitas pengguna tentu ada tujuannya sendiri. Keduanya dipakai agar akses intranet bisa dibatasi dan terpantau dengan baik. Selain kontrol yang dilakukan juga bisa lebih mudah.

Lebih lanjut, adanya privasi ini memungkinkan informasi rahasia hanya beredar di pihak yang memang boleh mengetahui informasi tersebut. Jika dalam organisasi perusahaan, informasi yang diedarkan misalnya adalah jadwal kerja, dokumen, atau sarana untuk diskusi internal yang sifatnya tertutup. Informasi ini tentunya tidak bisa diakses oleh pihak yang tidak berkepentingan atau pihak yang tidak memiliki identitas pengguna dan kata kunci.

Dari sistem kerjanya ini memang ada kesamaan dan perbedaan antara intranet dan internet. Intranet terhubung lewat jaringan internet. Namun, perbedaannya, pengguna internet yang di luar lingkup intranet tidak dapat mengakses informasi yang ada dalam intranet.

Organisasi atau perusahaan yang biasanya memakai sistem intranet adalah di bagian Informasi Teknologi. Teknisi atau staff yang ada di divisi ini memang memiliki kepentingan untuk memakai sistem intranet. Divisi ini biasanya bertugas untuk memantau penggunaan seluruh komputer di sebuah perusahaan. Kelancaran arus informasi dan juga kerahasiannya juga menjadi tanggung jawab dari divisi ini. Divisi ini juga biasanya bertugas untuk memperbarui data dan informasi dalam sistem intranet.

Jika kita ingin membuat sebuah sistem jaringan intranet, maka kita membutuhkan beberapa komponen yang menunjang. Komponen-komponen ini juga sebenarnya diiperlukan dalam sebuah jaringan internet biasa. Beberapa komponen yang dibutuhkan adalah protokol internet (alamat IP, protokol TCP/IP, dan juga protokol yang lain), klien, serta juga server. Protokol HTTP dan juga beberapa protokol internet lainnya, seperti FTP, POP3, dan SMTP umumnya merupakana protokol yang biasa digunakan.

Pemakaian intranet tidak hanya sebatas pada perusahaan atau organisasi saja. Pemakaian sistem intranet juga bisa dilakukan di sekolah bahkan juga di rumah. Beberapa sekolah di Indonesia sudah memakai teknologi sistem intranet. Seluruh komputer dalam sistem ini akan terhubung dengan suatu jaringan lokal.

Intranet sebagai sebuah sistem yang baru ini mengusung beberapa keuntungan dibandingkan dengan sistem jaringan internet biasa. Intranet memiliki biaya yang lebih murah, fleksibel, open standard, rahasia, dan semakin banyak vendor yang bergabung untuk meningkatkan kinerja sistem ini. Perkembangan teknologi juga menjadi keuntungan untuk menunjang sistem intranet.

Intranet memang memiliki banyak kegunaan. Selain untuk membagi informasi, tentu ada kegunaan lain dari sistem ini. Intranet bisa dipakai untuk membantu suatu aplikasi atau alat. Contoh penggunaan dari intranet adalah untuk melakukan kolaborasi dalam suatu kerja sama. Intranet juga bisa dipakai sebagai direktori sebuah perusahaan yang telah canggih. Intranet juga bisa beguna untuk manajemen proyek dan juga penjualan alat serta manajemen hubungan dengan para pelanggan.

Intranet juga bisa sebagai sarana untuk mengusung adanya perubahan atau usul terhadap suatu kebijakan perusahaan. Sebagai contoh, para karyawan bisa membahas isu penting dalam sebuah intranet yang bisa memunculkan ide baru dalam kepentingan perusahaan.

Lewat intranet, ide baru yang berhubungan dengan manajemen, kualitas, produktivitas, dan lainnya bisa menyebar dan diaplikasikan lebih cepat dan lebih rahasia. Dalam sebuah sistem intranet besar, maka lalu lintas dari situs web sering sama dengan lalu lintas dari situs web. Hal ini bisa bermanfaat sebagai survei pengguna untuk meningkatkan efektivitas suatu situs intranet.

Suatu bisnis yang besar biasanya memungkinkan pengguna dalam sistem intranet untuk mengakses internet untuk publik melalui sebuah server firewell. Mereka ini memiliki kemampuan untuk menangani pesan dan informasi yang masuk dan keluar dan juga menjaga keamanan dari sistem tersebut.

Perbedaan Intranet Dengan Internet

Dari awal sudah dijelaskan, bahwa walaupun memiliki cara kerja yang mirip namun pada dasarnya internet dan juga intranet adalah dua hal yang berbeda. Keduanya memiliki fungsi untuk saling menghubungkan dan juga bertukar informasi antar perangkat yang ada di dalam suatu jaringan. Nah, berikut ini adalah perbedaan di antara keduanya.

Intranet

  • Sifatnya lebih tertutup, antar komputer atau pengguna bisa mensetting siapa saja yang dapat melihat atau saling mentransfer data. Dengan ini otomatis keamanan data juga lebih terjaga.
  • Jangkauan jaringan yang cukup luas namun terbatas hanya pada satu lingkup saja, bisa untuk perusahaan, organisasi, atau instansi lain.
  • Karena memiliki jangkauan dalam lingkup yang terbatas maka kinerja komputer server tidak terlalu berat (biasanya hanya diperlukan 1 komputer server saja). Namun tidak menutup kemungkinan juga terjadi overload ketika transfer data dilakukan secara bersamaan.

Internet

  • Sifatnya terbuka, jadi selama pengguna memiliki koneksi untuk Internet maka prosesnya bisa dilakukan dimanapun dan kapan pun serta tidak memerlukan izin dari server.
  • Jangkauan jaringan yang sangat luas bahkan tidak terbatas, sehingga bisa diakses oleh semua komputer dari berbagai negara bahkan seluruh dunia.
  • Karena memiliki jangkauan yang tidak terbatas maka secara otomatis komputer server yang digunakan juga tidak hanya satu karena menampung jutaan pengguna dalam waktu bersamaan.

Demikianlah penjelasan mengenai Intranet, yang mana memiliki kemiripan dengan internet. Internet dan intranet memiliki fungsinya masing-masing yang mana masih banyak orang yang salah mengartikan kedua hal tersebut. Dengan adanya artikel ini, tentunya dapat membantu kita semua untuk memahami lebih dalam lagi mengenai intranet. Semoga dengan adanya artikel ini kita tidak lagi salah mengartikan mengenai internet dan juga intranet.

You may be interested

Inilah Lima Sistem Politik Paling Umum di Seluruh Dunia
Info
8 views
Info
8 views

Inilah Lima Sistem Politik Paling Umum di Seluruh Dunia

Vera Essy - September 18, 2018

Ketika anda berbicara tentang sistem politik, sulit untuk menentukan mana itu yang paling umum untuk di laksanakan. Lagi pula, banyak…

Yuk, Ketahui Tentang Ekologi
science
173 views
science
173 views

Yuk, Ketahui Tentang Ekologi

Vera Essy - May 25, 2018

Pernahkah Anda mendaki di hutan dan melihat keragaman organisme yang luar biasa hidup bersama, dari pohon pakis sampai pohon jamur…

Fakta Dan Mitos Permainan Judi Baccarat
blog
1083 views
blog
1083 views

Fakta Dan Mitos Permainan Judi Baccarat

Vera Essy - May 22, 2018

Sejak permainan casino didasarkan pada perjudian, pastinya akan ada banyak mitos seputar berbagai permainan karena sebagian orang percaya begitu banyak…