0 Followers

Persahabatan Seseorang Ternyata Dipengaruhi Oleh Gelombang Otak

April 20, 2018
251 Views

Tidak ada hal yang lebih indah selain dari memiliki seorang sahabat, karena dengan memiliki sahabat kita dapat berbagi hal dengannya ( tapi bukan berbagi pasangan ya hehe). Apapun dapat kita lakukan bersamanya . Kita dapat menceritakan segala hal kepadanya mulai dari hal yang membuat kita bahagia, sampai hal yang dapat membuat kita sedih.

Tidak hanya itu, biasanya dengan sahabat juga dapat saling bertukar barang, seperti pakaian, alat kosmetik dan lainnya. Namun, siapa sangka kalau ternyata kita juga bisa berbagi gelombang otak yang sama dengan sahabat kita. Wah, gimana ceritanya kita bisa berbagi gelombang otak? Penjelasannya kalian bisa disini ya.

Manusia Memiliki Milyaran Sel Otak Pada Otak Mereka

Apakah kalian tahu kalau di dalam otak kalian terdapat milyaran sel otak? Yah, kita memang memiliki jumlah sel otak yang terhitung dan biasanya ini disebut dengan neuron. Dikatakan bahwa, setiap neuron yang kita miliki dapat berhubungan satu dengan yang lain dan biasanya dilakukan dengan cara memancarkan gelombang listrik.

Gelombang listrik ini merupakan hasil dari neuron yang dikeluarkan dan inilah yang kita sebut dengan “gelombang otak” atau brainwave. Nah, pengertian dari gelombang otak secara lengkap adalah arus listik yang dikeluarkan melalui otak kita. Jika otak kita tidak lagi mengeluarkan gelombang otak ini, maka kita tahu bahwa otak kita sudah mati.

Gelombang otak atau brainwave inilah yang nantinya akan mendorong manusia untuk bisa menjalani setiap aktivitas dengan baik. Manusia yang otaknya tidak bisa menghasilkan gelombang otak, maka ia tidak akan bisa beraktivitas dengan baik.

Salah satu dampak negatif ketika otak tidak bisa menghasilkan gelombang otak adalah akan terjadinya gangguan psikologis berat, seperti stres, depresi, frustasi, tidak memiliki semangat untuk hidup dan lain-lain.

Jenis-Jenis Gelombang Otak Pada Manusia

Sebelum kita membaghas lebih jauh tentang otak, ada baiknya kalau kita mengenal tentang jenis-jenis gelombang otak ini. Gelombang otak pada manusia terdiri dari berbagai jenis yaitu:

  • BETA (di atas 12 hz atau dari 12 hz s/d 19 hz)

Ini merupakan Gelombang Otak (Brainwave) yang terjadi pada saat seseorang mengalami aktivitas mental dalam keadaan terjaga penuh. Disini kalian akan berada dalam kondisi ketika kalian melakukan kegiatan sehari -hari.

Frekwensi beta ini berarti keadaan pikiran yang sedang kalian rasakan sekaran ini, misalnya saja  ketika kalian sedang duduk di depan komputer sambil membaca artikel ini. Gelombang beta ini daoat dibagi menjadi 3 kelompok, yaitu high beta (lebih dari 19 Hz) yang merupakan transisi dengan getaran gamma , lalu getaran beta (15 hz -18 hz) yang juga merupakan transisi dengan getaran gamma dan selanjutnya lowbeta (12 hz ~ 15 hz).

Gelombang Beta sangat di perlukan otak ketika kalian berpikir secara rasional dalam memecahkan masalah dan keadaan pikiran di mana kalian telah menghabiskan sebagian besar hidup kalian.

  • ALPHA ( 8 hz – 12 hz )

Gelombang Otak (Brainwave) ini akan terjadi ketika seseorang yang mengalami relaksaksi atau mulai istirahat dengan tanda-tanda mata mulai menutup atau mulai mengantuk. Dsini kalian dapat menghasilkan gelombang alpha ini setiap akan tidur, tepatnya masa peralihan antara sadar dan tidak sadar.

Fenomena alpha banyak dimanfaatkan oleh para pakar hypnosis untuk mulai memberikan sugesti kepada pasiennya. Orang yang memulai meditasi (meditasi ringan) juga dapat menghasilkan gelombang alpha.

Frekwensi alpha 8 -12 hz , merupakan frekwensi pengendali, penghubung pikiran sadar dan bawah sadar. Kalian juga dapat mengingat mimpi yang terjadi karena kalian memiliki gelombang alpha ini. Kabur atau jelas sebuah mimpi yang bisa kalian ingat tergantung pada kualitas dan kuantitas gelombang alpha ketika kalian bermimpi. Alpha adalah pikiran yang paling cocok untuk pemrograman bawah sadar

  • THETA ( 4 hz – 8 hz )

Yang satu ini merupakan gelombang otak yang terjadi pada saat seseorang mengalami tidur ringan atau sangat mengantuk. Misalnya saja terjadi saat trance, hypnosis, meditasi dalam dan khusyu.

Perlu diingat,gelombang alpha dan theta adalah gelombang pikiran bawah sadar. Oleh karena itu, anak-anak cepat sekali dalam belajar, imajinasi, mudah menerima informasi apa adanya. Pancaran frekuensi ini menunjukkan seseorang sedang dalam kondisi mimpi.

Dalam kondisi ini, pikiran bisa menjadi sangat kreatif dan inspiratif. Seseorang akan menjadi khusyuk, rileks, pikiran hening dan intuisi pun muncul. Ini semua terjadi karena otak mengeluarkan hormon melatonin, catecholamine dan AVP ( Arginine vasopressin).

  • DELTA (0.5 hz – 4 hz)

Gelombang Otak (Brainwave) yang satu ini memiliki amplitudo yang besar dan frekwensi yang rendah, yaitu dibawah 3 hz. Pada waktu ini otak kalian akan menghasilkan gelombang yaitu tepatnya ketika kalian tertidur leap tanpa mimpi.

Fase Delta adalah fase istirahat bagi tubuh dan pikiran. Tubuh kalian akan melakukan proses penyembuhan diri, memperbaiki kerusakan jaringan dan aktif dalam memproduksi sel-sel baru saat kalian tertidur lelap.

Gelombang Delta yang ada di sini merupakan gelombang yang paling rendah terjadi pada otak, otak tidak akan pernah mencapai frekwensi 0 hz, karena jika itu terjadi maka kalian bisa saja akan meninggal.

  • Schumann Resonance (7.83 hz)

Schumann Resonance adalah getaran alam semesta pada frekwensi 7.83 Hz yang juga masuk dalam kelompok gelombang theta. Seseorang yang otaknya mampu menghasilkan dan mempertahan frekwensi ini memiliki kemampuan supernatural, seperti ESP, telepati, clayrvoyance dan fenomena psikis lainnya.

Seorang anak indigo, yaitu anak super cerdas yang biasanya akan memiliki kemampuan ESP atau Extra Sensory Perception, juga bisa memasuki gelombang ini dengan mudah dan konstan.

Penemuan baru dibidang frekwensi dan Gelombang Otak (Brainwave) manusia ditemukan oleh Dr. Jeffrey D. Thompson dari Neuroacoustic Research, bahwa masih ada gelombang dan frekwensi lain dibawah Delta atau dibawah 0.5 hz, yaitu frekwensi EPSILON, yang juga sangat mempengaruhi aktifitas mental seseorang dalam kemampuan supranatural, seperti pada gelombang theta diatas.

  • Sensori Motor Rhytm (12 hz – 16 hz)

Sensori Motor Rhytm atau disebut dengan SMR sebenarnya masih masuk dalam kelompok getaran low beta, namun ini telah mendapatkan perhatian khusus yang juga baru dipelajari secara mendalam akhir-akhir ini oleh para ahli, karena penderita epilepsy, ADHD ( Attention Deficit and Hyperactivity Disorder) dan Autism ternyata tidak dapat menghasilkan gelombang jenis ini.

Para penderita gangguan di atas tidak mampu berkonsentrasi atau fokus pada suatu hal yang dianggap penting. Sehingga pengobatan yang tepat adalah dengan cara agar otak mereka bisa menghasilkan getaran SMR tersebut. Dan hal ini bisa dilakukan dengan teknik terapi gelombang otak.

Kehidupan Manusia Akan Selalu Dipengaruhi Oleh Gelombang Otak

Disini ada hal yang kalian perlu tahu, bahwa penelitian tentang gelombang otak ini sudah dilakukan sejak tahun 1889, hanya saja baru mulai terbukti pada tahun 1929, dimana Hans Berger, yaitu seorang psikiater Jerman, yang telah menemukan Electro Encephalograph (EEG) yang bisa digunakan untuk mengukur gelombang listrik yang dihasilkan otak.
Sejak saat itulah teknologi berbasis Gelombang Otak (Brainwave) ini berfungsi untuk meningkatkan kemampuan pikiran dan perkembangan diri manusia mulai berkembang pesat di seluruh dunia.

Dari hasil pengukuran gelombang otak pada otak manusia yang dilakukan dengan menggunakan Tehnologi EEG, ternyata terbukti bahwa semua aktivitas yang dilakukan oleh manusia menghasilkan frekuensi gelombang otak yang berbeda-beda.

Misalnya, ketika seseorang itu tidur, maka gelombang otak yang dihasilkan adalah Delta, sedangkan ketika seseorang itu sedang waspada, maka frekuensi gelombang otak yang dihasilkan adalah Beta.

Penelitian tersebut juga membuktikan bahwa ketika otak manusia tidak bisa menghasilkan frekuensi gelombang otak, maka akan terjadi permasalahan, seperti hilangnya konsentrasi, mudah mengalami stress, depresi,atau frustasi, tidak bisa memiliki semangat hidup, mudah terkena radiasi maupun virus, mudah terserang penyakit dan banyak yang lainnya.

Lantas Bagaimana Gelombang Otak Memiliki Pengaruh Dengan Seorang Sahabat?


Apakah kalian pernah berpikir bagaimana kamu dan teman terbaikmu selalu bisa memiliki kesamaan? Hal ini dapat terjadi mungkin karena kalian benar-benar berbagi gelombang otak.

Keadaan ini pertama kali diberitakan oleh The New York Times, yang memberitahu tentang sebuah studi baru tentang otak teman-teman dekat yang bisa memiliki kesamaan ketika datang ke bagaimana mereka memandang dunia di sekitar mereka.

Dalam penelitian tersebut, teman-teman yang sangat drkat dapat memperlihatkan serangkaian video pendek yang beragam tentang hal-hal seperti bahaya sepak bola, perguruan tinggi dan Liam Neeson melakukan komedi improvisasi.

Jika dilihat dari hasil scan otak, para ilmuwan telah menemukan bahwa pola-pola respons saraf yang ditimbulkan oleh video pada teman-teman dekat adalah sama dibandingkan dengan dua orang yang tidak teman. Bukti itu begitu kuat bahwa mereka bisa segera memberitahu hanya didasarkan pada scan otak mereka.

“Hasil yang telah buat ini telah menunjukkan bahwa teman-teman dekat mungkin mrmiliki kemitipan dalam cara mereka memperhatikan dan memproses dunia yang afa di sekitar mereka,” kata Carolyn Parkinson, seorang ilmuwan kognitif di University of California, Los Angeles. “Pemrosesan bersama itu dapat membuat orang mengeklik lebih mudah dan memiliki semacam interaksi sosial tanpa hambatan yang dapat dirasakan sangat bermanfaat.”

Hasil spesifik tidak menunjukkan apa perilaku, sikap, atau pendapat scan mendeteksi-tapi tampaknya aman untuk mengatakan kita memilih teman-teman kita karena suatu alasan.

Hasilnya mungkin memang tidak tertalu spesifik karena tidak menunjukkan perilaku, sikap atau pendapat apa yang bisa dilihat hanya dengan scan, tetapi tampaknya ini masih aman untuk mengatakan bahwa kita memilih teman-teman kita karena suatu alasan.

Yah, itulah hal yang kalian bisa tahu tentang gelombang otak. Gelombang otak ini juga secara tidak langsung dapat membuat kita saling berbagi dengan sahabat kita.

You may be interested

Inilah Lima Sistem Politik Paling Umum di Seluruh Dunia
Info
7 views
Info
7 views

Inilah Lima Sistem Politik Paling Umum di Seluruh Dunia

Vera Essy - September 18, 2018

Ketika anda berbicara tentang sistem politik, sulit untuk menentukan mana itu yang paling umum untuk di laksanakan. Lagi pula, banyak…

Yuk, Ketahui Tentang Ekologi
science
172 views
science
172 views

Yuk, Ketahui Tentang Ekologi

Vera Essy - May 25, 2018

Pernahkah Anda mendaki di hutan dan melihat keragaman organisme yang luar biasa hidup bersama, dari pohon pakis sampai pohon jamur…

Fakta Dan Mitos Permainan Judi Baccarat
blog
1082 views
blog
1082 views

Fakta Dan Mitos Permainan Judi Baccarat

Vera Essy - May 22, 2018

Sejak permainan casino didasarkan pada perjudian, pastinya akan ada banyak mitos seputar berbagai permainan karena sebagian orang percaya begitu banyak…