0 Followers

Faktor Yang Mempengaruhi Kesuburan Tanah

April 23, 2018
2491 Views

Tanah adalah media alami untuk pertumbuhan tanaman dan memasok nutrisi ke tanaman. Satu hal yang dapat dilakukan untuk meminimalkan masalah dan meratakan tonjolan dan lembah musim kebun kita adalah memahami dan menerapkan prinsip dalam meningkatkan kesuburan tanah. Jika tidak paham dengan kondisi tanaman, maka hasilnya tidak akan memuaskan atau bahka dapat mengecewakan.

Jikalau tingkat kesuburan tanah atau lahan pertanian yang anda gunakan untuk menanam tanaman tersebut kurang, maka juga dapat dipastikan keberhasilan budidaya yang anda lakukan jauh dari yang diharapkan. Ilmu yang mempelajari berbagai aspek mengenai tanah dikenal sebagai ilmu tanah. Dari segi biologi, tanah memegang peranan penting sebagai penyimpan air dan menekan erosi, meskipun tanah sendiri juga dapat tererosi.

Dibawah ini, saya akan menjelaskan lebih dalam lagi mengenai faktor yang mempengaruhi kesuburan tanah. Ikutin terus ulasan berikut ini:

Pengertian Kesuburan Tanah

Tanah (bahasa Yunani: pedon; bahasa Latin: solum) adalah bagian kerak bumi yang tersusun dari mineral dan bahan organik. Bagian tanah bagian atas adalah bagian paling penting dari profil tanah; memegang sekitar 70% dari kehidupan dan 70% dari materi organik. Kesuburan Tanah adalah kemampuan suatu tanah untuk menghasilkan produk tanaman yang diinginkan pada lingkungan, tempat tanah itu berada.

Produk tanaman tersebut dapat berupa: buah, biji, daun, bunga, umbi, getah, eksudat, akar, trubus, batang, biomassa. Tanah yang subur merupakan campuran mineral yang seimbang, bahan organik tinggi, humus, humat, asam fulvat dan karbonat, aerasi yang baik dan kehidupan mikroba yang secukupnya.

Kemampuan tanah untuk menyediakan unsur hara (ability of the soil to supply nutrients) yang menyangkut kuantitas dan kualitas hara, ketersediaan serta upaya untuk menahan unsur hara tersebut dari pelindian. Tanah sangat vital peranannya bagi semua kehidupan di bumi karena tanah mendukung kehidupan tumbuhan dengan menyediakan hara dan air sekaligus sebagai penopang akar.

Di tanah yang sangat subur dengan banyak bahan organik, drainase yang sangat baik dan struktur yang sempurna. Jadi anda gak usah menambahkan pupuk lagi jika tidak diperlukan. Sayangnya keseimbangan atau sempurna kesuburan tanah dan makanan tanaman ini jarang ditemukan dan bahkan jika ditemukan, tidak dapat tetap sempurna karena hilangnya kesuburan melalui pencucian, penguapan dan penggunaan oleh tanaman.

Kesuburan habitat akar dapat bersifat hakiki dari bagian tubuh tanah yang bersangkutan atau diimbas (induced) oleh keadaan bagian lain tubuh tanah dan/atau diciptakan oleh pengaruh anasir lain dari lahan, yaitu bentuk muka lahan, iklim dan musim.

Kesuburan tanah mengacu pada kemampuan tanah untuk mempertahankan pertumbuhan tanaman pertanian, yaitu untuk menyediakan habitat tanaman dan menghasilkan hasil yang berkelanjutan dan konsisten serta berkualitas tinggi. Tanah yang subur memiliki sifat-sifat berikut:

  • Kemampuan untuk memasok nutrisi tanaman sangat penting dan air dalam jumlah yang cukup dan proporsi untuk pertumbuhan dan reproduksi tanaman.
  • Tidak adanya zat beracun yang dapat menghambat pertumbuhan tanaman.

Properti berikut berkontribusi pada kesuburan tanah di sebagian besar situasi:

  1. Kedalaman tanah yang cukup untuk pertumbuhan akar yang memadai dan retensi air.
  2. Drainase internal yang baik, memungkinkan aerasi yang cukup untuk pertumbuhan akar yang optimal (meskipun beberapa tanaman, seperti padi, tahan terhadap genangan air).
  3. Tanah lapisan atas dengan bahan organik tanah yang cukup untuk struktur tanah yang sehat dan retensi kelembaban tanah.
  4. PH tanah dalam kisaran 5,5-7,0 (cocok untuk sebagian besar tanaman tetapi beberapa lebih suka atau mentolerir lebih banyak asam atau kondisi alkalin).
  5. Konsentrasi nutrisi tanaman esensial yang cukup dalam bentuk tanaman tersedia.
  6. Kehadiran berbagai mikroorganisme yang mendukung pertumbuhan tanaman.

Di lahan yang digunakan untuk pertanian dan kegiatan manusia lainnya, pemeliharaan kesuburan tanah biasanya membutuhkan penggunaan praktik konservasi tanah. Ini karena erosi tanah dan bentuk-bentuk degradasi tanah lainnya pada umumnya menghasilkan penurunan kualitas.

Faktor Yang Mempengaruhi Kesuburan Tanah

Kesuburan tanah dapat didefinisikan sebagai kemampuan tanah untuk menyediakan semua nutrisi tanaman penting dalam bentuk yang tersedia dan dalam keseimbangan yang sesuai sedangkan produktivitas tanah adalah hasil dari beberapa faktor seperti kesuburan tanah, praktik pengelolaan tanah yang baik ketersediaan pasokan air dan iklim yang sesuai. Berikut merupakan faktor yang mempengaruhi kesuburan tanah.

  • Air

Air sama pentingnya dengan oksigen yaitu untuk membantu menyuburkan tanah. Jika tanah kering, maka otomatis kesuburannya akan berkurang. Air berfungsi sebagai fotosintesis yang peranannya cukup penting. Makara sudah sangat jelas bahwa air juga mensugesti kesuburan tanah.

Sekitar 500 gram air diperlukan untuk menghasilkan 1 gram bahan tumbuhan kering. Sekitar 5 gram atau 1 persen air ini menjadi bagian terpadu dari tumbuhan. Sisanya hilang melalui stomata pada daun selama penyerapan karbondioksida.

  • Oksigen

Oksigen sangat di butuhkan untuk proses pembakaran fisiologis atau respirasi. Apalagi dalam pertumbuhan akar, oksigen sangat di butuhkan, kalau misalnya kekurangan oksigen maka respirasi akan terganggu dan penyerapan bahan-bahan organik yang berasal dari tanah digunakan sebagai bahan dasar fotosintesis yang mengakibatkan kesehatan tanaman akan menurun.

Akar mempunyai lubang-lubang yang disebut lentisel yang memungkinkan untuk melakukan pertukaran gas. Oksigen berdifusi ke dalam sel-sel akar dan digunakan untuk pernafasan, sedangkan karbondioksida berdifusi ke dalam tanah. Pernafasan melepaskan energi yang diperlukan tanaman untuk sintesa dan translokasi senyawa-senyawa organic dan pengumpulan aktif ion-ion hara untuk melawan gradient konsentrasi.

Kekurangan oksigen di daerah perakaran sangat berbahaya, terutama pada saat tanaman tersebut sedang berbunga dan berbuah hal ini akan mengakibatkan penurunan hasil yang mencolok, biarpun tanaman tersebut pada awalnya tumbuh dengan sehat. Pada dasarnya kekurangan oksigen, sama dengan kekurangan tenaga atau energi, karena tenaga atau energi ini dibutuhkan untuk menyedot air dan unsur hara.

  • Unsur hara

Tidak hanya oksigen dan air saja yang mensugesti kesuburan tanah, unsur hara juga penting bagi kesuburan tanah. Bahkan unsur hara ini merupakan faktor penentu kesehatan dan kesuburan tanah. Jika anda ingin melaksanakan budiaya tanaman, maka syaratnya kondisi tanah harus memiliki unsur hara yang tinggi agar pertumbuhan tanaman dapat berlansung dengan baik.

Jika tidak, maka secara lambat laun tanaman tersebut menjadi tidak sumur dan bahkan mati. Untuk memenuhi kebutuhan hara pada tanah, maka anda diharapkan untuk melakukan pemberian nutrisi maupun pupuk secukupnya agar tanah tersebut mengandung unsur hara tinggi.

Pegembalian bahan organik sudah jarang dilakukan lagi karena dinilai tidak praktis, padahal dalam bahan organik tersebut juga tersedia unsur hara yang dibutuhkan tanaman selain juga dapat memperbaiki struktur tanah (keras menjadi lebih gembur).

Air dan Unsur hara penting sekali sebagai bahan untuk dijadikan sebagai bahan berenergi lebih tinggi melalui proses fotosintesis. Energi fotosintesis itu akan dibebaskan kembali dalam respirasi dan berguna untuk mengambil air dan unsur hara selanjutnya. Sedangkan Oksigen sangat dibutuhkan, karena merupakan faktor yang akan memproses pembakaran fisiologis atau respirasi.

Alat Pengukur Kadar Air Tanah

Beberapa tanaman, misalnya padi, dapat tumbuh dalam genangan air karena tanaman ini mempunyai struktur morfologi yang memungkinkan difusi intern oksigen atmosfer ke dalam jaring-jaring akar. Mikroorganisme aerob, bakteri, aktinomicetes dan fungi memanfaatkan oksigen dari atmosfer tanah dan sangat bertanggungjawab terhadap perubahan hara dari bahan organic menjadi bentuk larut yang dapat digunakan kembali oleh tumbuhan.

Produksi yang berhasil pada kebanyakan tanaman dalam kultur air memerlukan adanya aerasi pada larutan tersebut. Perbedaan besar yang terdapat diantara tumbuhan-tumbuhan adalah tergantung dalam kemampuannya untuk menerima kadar oksigen yang rendah. Tumbuhan yang kurang peka akan mengalami kondisi yang buruk seperti layu atau bahkan bisa mati, ini disebabkan oleh kurang air dalam tanah.

Terjadinya kelayuan ini diperkirakan kerena adanya pengangguran permiabilitas sel-sel akar terhadap air. Ini terjadi akibat kekurangan oksigen yang dapat menyebabkan gangguan proses metabolisme pada tumbuhan.

Evaluasi Kesuburan Tanah (Kebutuhan Pupuk)

Evaluasi kesuburan tanah dapat dilakukan melalui beberapa cara, yaitu melalui pengamatan gejala defisiensi pada tanaman secara visual, analisa tanaman dan analisa tanah. Analisa tanaman meliputi analisa serapan hara makro primer (N, P dan K) dan uji vegetatif tanaman dengan melihat pertumbuhan tanaman. Sedangkan analisa tanah meliputi analisa ketersediaan hara makro primer (N, P dan K) dalam tanah.

Suatu proses dimana problema‐problema nutrisi didiagnosis dan rekomendasikan dalam pembuatan pupuk. Dimana akar berfungsi untuk menyerap air dan larutan hara. Kesuburan akar pada tumbuhan bergantung terhadap evakuasi kesuburan tanah. Kandungan unsur hara di dalam tanah sebagai gambaran status kesuburan tanah dapat dinilai dengan beberapa metode pendekatan yaitu :

  • Analisa contoh tanah,
  • Mengamati gejala-gejala (symptom) pertumbuhan tanaman,
  • Analisa contoh tanaman,
  • Percobaan pot di rumah kaca
  • Percobaan lapangan.

Sifat-sifat dan kelakuan fisik, kimia dan biologi tanah yang terukur, terkorlasikan dengan keragaan (performance) tanaman. Kesuburan tanah dapat juga ditaksir secara langsung berdasarkan keadaan tanaman. Pertumbuhan yang abnormal yang ditunjukkan oleh tanaman, adanya beberapa faktor yang menunjang pertumbuhan tanaman.

Kelainan pertumbuhan dapat disebabkan karena adanya kekurangan maupun kelebihan dari satu atau beberapa unsur hara yang terdapat di dalam tanah. Dampak yang disebabkan oleh unsur tersebut adalah:

  1. Terhambatnya pertumbuhan tanaman
  2. Kelainan pada warna yang biasanya nampak pada daun.
  3. Nekrosis atau matinya jaringan.
  4. Bentuk yang abnormal dari bagian- bagian tanaman.

Jika ini terdapat dalam satu tanaman, berarti tanaman tersebut sudah mengalami kekurangan yang sangat buruk.

Perbaikan kesuburan Tanah

Kesehatan tanah adalah suatu keadan tanah yang dapat mendukung pertumbuhan tanaman secara sehat tanpa adanya gangguan apapun. Ada tiga konsep untuk memperbaiki kesuburan tanah yaitu:

  • Sifat fisika tanah ditunjukkan dengan tekstur dan struktur tanahnya. Ada tanah yang bertekstur kasar sampai halus. Semakin halus tekstur tanah semakin banyak air yang dapat diikat. Struktur tanah ada yang keras sampai remah/gembur. Tanah yang gembur akan mengoptimalkan perkembangkan akar tanaman.
  • Sifat kimia tanah ditunjukkan dengan nilai pH/keasaman dan kandungan unsur hara di dalam tanah. Nilai pH optimum (sekitar 7) akan memudahkan unsur hara tersedia bagi tanaman.
  • Sifat biologi tanah adalah keadaan mahkluk hidup baik tumbuhan maupun hewan dari yang besar sampai yang sangat kecil (mikroorganisme). Keberadaan mereka ada yang menguntungkan dan ada pula yang merugikan. Beberapa mikroorganisme menyebabkan gangguan pada pertumbuhan tanaman misal Pythium (penyebab penyakit akar) dan Fusarium penyebab penyakit layu pada sayur dan buah-buahan.
  • Faktor eksternal adalah iklim setempat yang dapat mempengaruhi sifat-sifat tanah. Intensitas sinar matahari, curah hujan, kelembaban kecepatan angin dan sebagainya dapat memberikan pengaruh yang baik maupun sebaliknya. Selain itu interaksi antara berbagai komponen yang telah disebutkan akan memberikan pengaruh yang spesifik terhadap kesuburan tanah.

Secara umum, terdapat lima prinsip dasar pengelolaan kesuburan tanah dalam kaitannya dengan sistem pertanian berkelanjutan, yaitu

  1. Unsur hara tanah yang terangkut oleh tanaman harus diganti atau ditambahkan,
  2. Kondisi fisik tanah harus dipertahankan, yang dalam hal ini berarti bahwa kandungan humus (bahan organik tanah) harus tetap atau meningkat,
  3. Harus tidak ada pertumbuhan gulma, hama dan penyakit,
  4. Harus tidak ada peningkatan kemasamam tanah atau konsentrasi unsur beracun
  5. Erosi tanah harus dikendalikan agar sama atau lebih kecil dari kecepatan pembentukan tanah.

Sedangkan faktor lain yang mempengaruhi penurunan kesehatan tanah adalah karena tidak adanya pemberian unsur organik sedikit pada tanah tersebut. Selain itu, jika menggunakan pupuk secara berlebihan atau yang diberikan secara terus menerus, adanya pencemaran bahan kimia pada tanah dan juga proses pembakaran lahan dan terjadinya erosi.

Jika anda ingin bercocok tanam, sebaiknya anda lebih dahulu mempelajari apa itu kesuburan tanah. Seperti yang sudah di jelaskan di atas tadi, dimana tanah sangat memiliki peran penting atau bahkan bisa dikatakan bahwa tanah itu adalah penentu hidup sebuah tanaman. Jika tanah tersebut tidak memiliki air, oksigen dan unsur hara, sebaiknya anda lebih fokus bagaimana caranya untuk menyuburkan tanah tersebut.

Kesuburan tanah akan memberikan hasil yang sangat memuaskan bagi para petani. Ada baiknya, sebelum anda melakukan bercocok tanam anda terlebih dahulu  melakukan hal seperti menambahkan bahan organik, pemupukan dengan penambahan unsur hara tertentu, pengolahan lahan, pengairan untuk melakukan penyuburan tanah. Demikian penjelasan mengenai ulasan di atas.

You may be interested

Inilah Lima Sistem Politik Paling Umum di Seluruh Dunia
Info
7 views
Info
7 views

Inilah Lima Sistem Politik Paling Umum di Seluruh Dunia

Vera Essy - September 18, 2018

Ketika anda berbicara tentang sistem politik, sulit untuk menentukan mana itu yang paling umum untuk di laksanakan. Lagi pula, banyak…

Yuk, Ketahui Tentang Ekologi
science
172 views
science
172 views

Yuk, Ketahui Tentang Ekologi

Vera Essy - May 25, 2018

Pernahkah Anda mendaki di hutan dan melihat keragaman organisme yang luar biasa hidup bersama, dari pohon pakis sampai pohon jamur…

Fakta Dan Mitos Permainan Judi Baccarat
blog
1082 views
blog
1082 views

Fakta Dan Mitos Permainan Judi Baccarat

Vera Essy - May 22, 2018

Sejak permainan casino didasarkan pada perjudian, pastinya akan ada banyak mitos seputar berbagai permainan karena sebagian orang percaya begitu banyak…