Followers

Parfum : Sejarah, Jenis, Manfaat, Serta Tips Memilih Parfum

Menjaga penampilan diri merupakan salah satu hal penting yang harus kita lakukan di dalam kehidupan sehari-hari. Tentunya selain agar terlihat menarik tentunya juga sebagai penunjang penampilan kita dalam berinterkasi di kegiatan harian kita semua. Hal tersebut merupakan hal yang lumrah bagi kita semua.

Selain memperhatikan penampilan, aroma tubuh juga merupakan salah satu hal yang harus kita jaga. Hal ini tentunya berpengaruh bagi kita dalam berinteraksi dengan orang-orang yang ada di sekitar kita agar mereka bisa merasa nyaman ketika melakukan kontak bicara ataupun ketika berdekatan dengan kita.

Biasanya untuk menjaga aroma tubuh agar tetap segar, kebanyakan dari kita pastinya menggunakan parfum sebagai bahan agar tubuh kita tetap dalam keadaan wangi sepanjang hari. Dengan adanya parfum, kita tidak perlu lagi khawatir soal aroma tubuh kita yang terasa kurang enak.

Nah, sebenarnya apa definisi lengkap dari parfum ini? Pada artikel kali ini kita akan membahas hal-hal yang ada mengenai parfum. Untuk lebih jelasnya, silahkan simak ulasannya berikut ini.

Mengenal Apa Itu Parfum

Parfum merupakan salah satu bahan yang sering kita gunakan dalam kehidupan sehari-hari yang mana berguna untuk menghasilkan aroma yang membuat kita merasa nyaman dan tentunya berguna untuk menghilangkan bau. Parfum sekarang ini bisa dikatakan menjadi salah satu barang yang wajib dimiliki oleh hampir setiap orang.

Wangi-wangian atau lebih dikenal dengan istilah parfum merupakan salah satu kebutuhan masyarakat di dunia modern saat ini. Sebagian besar masyarakat menggunakan parfum sebagai alat penghambat dan penghilang bau badan. Secara etimologis, kata parfum berasal dari bahasa Latin, yaitu dari kata perfumus.

Per berarti through atau merebak dan fumus berarti smoke atau asap. Asal kata parfume, yaitu dari bahan alami yang dibakar untuk menghasilkan aroma tertentu. Akan tetapi, saat ini pengertian tersebut berkembang menjadi wangi-wangian yang berupa cairan atau minyak wangi

Parfum atau minyak wangi adalah sebuah wewangian yang mana dihasilkan melalui proses ekstraksi dari bahan-bahan aromatik yang digunakan untuk memberikan aroma wangi bagi tubuh, obyek benda ataupun ruangan. Proses ekstraksi tersebut menghasilkan minyak esensial yang memiliki aroma wangi yang sangat pekat.

Kata parfum dikenal di Prancis sejak tahun 1528 Masehi dan berasal dari kata fumer. Selanjutnya, pada abad 17 Masehi, istilah tersebut dipakai dalam proses pembuatan parfum dengan cara dibakar yang menghasilkan inti bau-bauan (seperti penggunaan aromaterapi pada masa kini) untuk relaksasi.

Dalam dunia tumbuh-tumbuhan, molekul wewangian yang menarik ataupun bau busuk yang bersifat mengusir (phytohormone) juga dipandang memainkan peranan penting dalam memproduksi parfum. Salah satu faktor utama interaksi ekologis dalam memproduksi bebauan atau wewangian adalah hewan penyerbuk, seperti lebah dan kupu-kupu bergantung pada wewangian, keharuman (aroma) dan kepahitan bunga serta sifat khas madu yang manis.

Saat ini, bahan yang digunakan untuk membuat parfum lebih beragam, diantaranya berasal dari bunga, buah, tumbuh-tumbuhan dan hewan. Oleh sebab itu, untuk dapat membedakan satu aroma parfum dengan aroma parfum lainnya dibutuhkan satuan ekspresi pengungkap aroma yang sesuai dengan aroma pada parfum tersebut. Misalnya mawar, melati, anggrek, cempaka, sedap malam, lili, dan kasturi merupakan satuan ekspresi pengungkap aroma pada parfum yang beraroma bunga.

Kebanyakan parfum dihasilkan melalui ekstraksi tumbuh-tumbuhan seperti bunga, akar, daun atau kayu namun ada juga yang berasal dari hewan seperti musk (kasturi) yang dihasilkan dari kelenjar rusa, namun pada konteks nya di jaman sekarang musk pada parfum sudah diganti dengan senyawa sintetik, karena adanya pelarangan keras atas perburuan rusa yang merupakan satwa yang dilindungi.

Sekarang ini, tentunya kita semua tahu bahwa ada banyak sekali jenis parfum yang dijual di pasaran. Parfum yang biasa dijual tidak terdiri dari sepenuhnya minyak sesensial murni, melainkan telah melewati proses pencampuran dan pengenceran, campuran tersebut terdiri dari minyak esensial itu sendiri, air destilasi dan alkohol.

Sejarah Perkembangan Parfum

Seperti yang sudah dijelaskan di atas, parfum berasal dari bahasa latin yaitu perfumus yang berarti melalui asap ataupun uap. Orang Mesir bertanggung jawab atas asal usul parfum. Mereka menggunakan aroma dalam segala hal mulai dari upacara keagamaan hingga persiapan penguburan dan bahkan pemakaian sehari-hari. Elit kaya masyarakat Mesir, pria dan wanita, akan menghiasi diri mereka dengan aroma seperti bunga bakung untuk menunjukkan status mereka.

Persia mengambil alih penggunaan parfum sebagai tanda status politik, tapi baru setelah orang-orang Yunani dan Romawi berkenalan dengannya, hal itu mulai dipandang sebagai bentuk seni dan diproduksi secara massal dan berkualitas konsisten. Arkeolog baru-baru ini menemukan sebuah pabrik parfum dari 2.000 SM, terletak di Siprus, yang tampaknya mengkhususkan diri dalam pembuatan aroma seperti ketumbar, laurel, murad, lavender, dan rosemary.

Parfum perlahan menyebar ke seluruh dunia dan untuk sementara, aroma dicadangkan terutama untuk digunakan dalam upacara keagamaan. Namun, pada tahun 1190, parfum mulai diproduksi secara komersial di Paris dan dari sana, ia berkembang menjadi industri besar sekali lagi.

Para arkeolog juga telah menemukan banyak resep Mesir dan resep rumit untuk pembuatan parfum. Jika kamu adalah seorang raja atau orang lain dari status yang tinggi dalam masyarakat Mesir, parfum semacam itu akan menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari kamu, dioleskan pada kamu dalam bentuk minyak wangi untuk membuat kamu harum.

Dalam dunia modern, alkohol adalah bahan dasar yang parfum dibangun, tetapi di zaman kuno, parfum dibuat dengan basis (dasar) minyak. Bahkan, University of Bonn saat ini sedang mencoba untuk menciptakan parfum Firaun dari 1.479 SM, didasarkan dari sisa-sisa yang molekul wewangian yang ditemukan di guci anggur Mesir kuno. Mesir mendatangkan sejumlah besar bahan parfum dari Punt, wilayah Afrika yang khusus di hutan-hutan. Sehingga perdagangan parfum adalah bagian besar dari hubungan internasional untuk kedua daerah.

Kelas bangsawan di kerajaan Persia kuno juga serius berinvestasi dalam parfum begitu banyak sehingga hal itu biasa bagi raja-raja yang akan digambarkan dengan botol parfum dalam seni Persia. Para penguasa legendaris Darius dan Xerxes ditampilkan dalam satu adegan duduk nyaman dengan botol parfum mereka dan memegang bunga parfum di tangan mereka.

Persia mendominasi perdagangan parfum selama ratusan tahun dan banyak yang percaya bahwa mereka menemukan proses distilasi yang menyebabkan penemuan alkohol dasar. Satu hal yang kita tahu pasti adalah bahwa Avicenna, dokter Persia, ahli kimia dan ahli filsafat, bereksperimen luas dengan destilasi untuk mencoba dan membuat aroma yang lebih baik dan adalah yang pertama untuk mengetahui kimia parfum yang tidak berbasis minyak.

Pada abad ke-9, seorang penulis Arab bernama Al=Kindi, menuliskan kata parfum dalam bukunya Book of the Chemistry of Perfume and Distilations. Didalam buku itu dicantumkan pula ratusan resep untuk membuat minyak harum, salep, dan air yang memiliki wangi ditambah dengan obat-obatan. Buku tersebut juga mencatat tentang 107 cara untuk membuat parfum, namun di buku ini belum mencantumkan sari pati bunga untuk penambah wangi.

Barulah ketika seorang dokter dan ahli kimia asal Persia, Avicenna (Ibnu Sina) mencoba bereksperimen dengan bunga mawar yang dicampurkan minyak, herbal dan daun bunga menghasilkan wewangian yang tidak biasa. Sejak saat itulah mulai dikembangkan untuk mencampur sari pati bunga kedalam parfum. Eropa dan Hungaria lah yang pertama kali mengembangkannya pada abad ke-14, dengan mencampurkan alcohol agar tahan lama. Saat itu wewangian ini digunakan oleh Ratu Elizabeth dari Hungaria.

Pada abad ke-16 seorang ahli parfum kepercayaan Ratu Caterina dari Perancis yang bernama Rene membawa teknologi pembuatan parfum ke Perancis. Pada masa itu para bangsawan Perancis memerlukan wewangian untuk menutupi bau badan mereka yang rata-rata memang jarang mandi.

Rene membuat sebuah laboratorium yang memiliki jalur rahasia ke kantor sang Ratu. Dengan demikian segala rahasia pembuatan parfum tidak akan bocor keluar. Jadilah hingga sekarang Perancis dikenal sebagai salah satu negara dengan produksi parfum dan kosmetika paling tersohor di dunia.

Pada abad ke-16 juga, seorang berkebangsaan Italia, Rene le Florentin membuat ruangan rahasia untuk menyembunyikan resep rahasia pembuatan parfum. Namun entah bagaimana, dengan cepat tehnik pembuatan parfum semakin tersebar keseluruh daratan Eropa. Lama kelamaan Eropa berkembang menjadi pusat industry parfum. Selain keharumannya yang berkembang, wadah parfum pun turut berkembang. Dari yang hanya menggunakan tabung hingga botol-botol cantik dengan aneka bentuk seperti sekarang ini.

Produksi parfum makin berkembang dari waktu ke waktu. Tidak hanya di Eropa, hampir seluruh negara di dunia memiliki produk parfum andalan. Teknologi pembuatan parfum juga semakin canggih. Kita bisa memilih varian parfum yang paling sesuai dengan selera dan keinginan kita.

Jenis – Jenis Parfum

Kebanyakan dari kita mungkin akan menggunakan parfum yang mana aromanya menurut kita sangat cocok dan tahan lama. Dan mungkin juga kebanyakan dari kita memilih parfum tanpa mengetahui jenis parfum apa yang kita pilih tersebut. Nah untuk itu, berikut ini adalah jenis-jenis parfum yang mungkin belum kita ketahui :

Eau de Toilette 

Untuk jenis parfum yang pertama adalah Eau de Toilette. Parfum jenis ini merupakan salah satu jenis yang paling umum dari parfum. Sejumlah senyawa aromatik di dalamnya berkisar 5-15 persen. Ini sedikit lebih berat dan karenanya harus digunakan dalam jumlah kecil. Parfum jenis ini tidak stabil, namun aromanya dapat tinggal dalam jangka waktu yang lama. Untuk mendapatkan wangi yang terbaik dari Eau de Toilette, kita dapat menerapkannya pada bagian belakang siku, pergelangan tangan dan kedua sisi leher.

Eau de Cologne

Jenis parfum yang berikutnya adalah Eau de Cologne. Mungkin sebagian dari kita sudah sering mendengar istilah parfum yang satu ini. Persentase senyawa aromatik dalam jenis parfum Eau de Cologne adalah 3-5 persen, oleh karena itu aromanya sangat ringan. Ada cara yang tepat untuk mendapatkan ketahanan wangi dari parfum ini. Karena sangat mudah menguap kita dapat menggunakannya secara teratur pada bagian belakang leher, kedua sisi kanan dan kiri leher, siku dan sisi belakang siku.

Eau de Perfume

Eau de perfume adalah jenis parfum yang paling populer dibandingkan yang lainnya. Sejumlah senyawa aromatik yang hadir dalam kisaran Eau de perfume lebih dari 10-20 persen. Aroma parfum jenis ini biasanya berlangsung hanya sekitar 6-8 jam dan kemudian memudar. Kita dapat menerapkannya pada bagian pergelangan tangan, belakang telinga dan kedua sisi kanan dan kiri leher.

Parfum Normal

Kita semua telah menggunakan dan mendengar kata “parfum” sejak berabad-abad. Ini adalah versi yang paling terkonsentrasi dan versi harum dari parfum. Sejumlah senyawa aromatik yang ditemukan dalam parfum sangat tinggi sekitar 20-40 persen. Ketika digunakan dalam jumlah kecil, parfum normal dapat bertahan lebih lama selama 8-10 jam. Untuk mendapatkan aroma yang tahan lama, kita harus menerapkannya sebelum menggunakan body lotion dan segera setelah kita mandi. Coba menerapkannya pada bagian pergelangan tangan, kedua sisi leher, belakang telinga dan belakang siku.

Parfum Balm

Parfum balm merupakan salah satu jenis parfum yang jarang diminati. Padahal, jenis parfum yang satu ini sangat simpel dan mudah dibawa berpergian. Parfum balm tersedia dalam kotak balm yang berukuran kecil. Sekitar 1-5 persen dari senyawa aromatik hadir dalam parfum ini. Oleh karena itu, kita dapat menggunakannya berkali-kali setiap 2-3 jam sekali. Gunakan parfum balm di bagian kedua sisi leher, tangan atau jari, belakang telinga, belakang lutut dan belakang siku.

Manfaat Penggunaan Parfum

Kita semua tentunya tahu bahwa parfum bermanfaat untuk membuat kita yang menggunakannya menjadi wangi dan segar sehingga kita akan merasa nyaman dengan aroma perfum yang kita gunakan. Ternyata, selain sebagai pewangi, parfum juga memiliki manfaat lainnya, seperti yang akan dijelaskan berikut ini :

  • Meningkatkan Fokus

Manfaat pertama yang seringkali ditimbulkan oleh parfum adalah fungsinya dalam meningkatkan fokus yang dimiliki oleh pengguna. Terutama untuk beberapa jenis parfum seperti halnya parfum dengan aroma citrus, lemon, vanilla, atau bahkan aroma kayu manis, yang memang dapat meningkatkan fokus yang kita miliki. Karena itulah bagi kamu yang seringkali mengalami kegagalan, cobalah untuk menggunakan beberapa jenis parfum tersebut, sehingga tingkat fokus yang kamu miliki pun lebih terarah.

  • Meningkatkan Mood

Salah satu manfaat utama dari memakai parfum adalah meningkatkan mood. Wewangian yang bisa membuat kita tenang akan membantu membangkitkan semangat dan suasana hati. Parfum bahkan bisa menimbulkan perasaan atau karakter tersendiri, seperti misalnya perasaan kalem, energik, sporty, feminim dan lain sebagainya. Pilih dan pakai parfum yang sesuai karakter, karena setiap orang memiliki selera berbeda-beda soal wewangian.

  • Mengurangi Stress

Seiring perkembangan jaman yang terjadi di kota besar, justru dapat membuat para penduiduknya merasa stress, akibat kepenatan dari aktifitas harian yang mungkin dilakukan olehnya. Stress juga bisa datang dengan sendirinya, bahkan tanpa diharapkan oleh penderita. Karena itulah kita membutuhkan nuansa yang lebih calm, sehingga membuat tubuh merasa rileks dan lebih bersantai. Salah satu parfum yang dapat digunakan untuk menghilangkan stress adalah parfum yang memiliki aroma kayu putih, chamomile, serta lavender. Ketiga aroma tersebut memberikan bentuk manfaat parfum dalam menghindari stress berlebih.

  • Meningkatkan Rasa Percaya Diri

Sama seperti baju yang bagus dan make up yang cantik, parfum juga bisa meningkatkan kepercayaan diri kita. Parfum akan menutupi atau menyamarkan bau badan dan memberikan kesan segar sehingga kita tidak minder dengan bau badan. Parfum sangat baik dipakai saat akan berangkat kerja, sekolah atau memulai kegiatan di pagi hari, sangat baik meningkatkan semangat.

  • Menguatkan Ingatan

Parfum, selain meningkatkan kepercayaan diri juga bisa menguatkan ingatan dan menimbulkan perasaan bahagia. Seseorang cenderung dikaitkan dengan wewangian tertentu dan semakin cocok wewangian dengan selesai pemakainya, maka semakin baik menguatkan ingatan. Seringkali, bau-bauan tertentu bisa juga mengingatkan kembali ingatan masa lalu.

  • Meringankan sakit kepala

Dan manfaat yang mungkin belum banyak orang yang tahu adalah meringankan sakit kepala. Sakit kepala memang membuat banyak orang cepat marah. Jika seseorang dengan sakit kepala diberi wewangian menyegarkan dan menenangkan, itu akan membantu mengurangi nyeri dan membuatnya lebih rileks.

Tips Memilih Parfum

Dalam membeli ataupun memilih parfum, seringkali kita merasa bingung dengan pilihan kita sendiri. Hal itu karena parfum memiliki wangi yang membuat kita nyaman sehingga kita akan dilema dalam melakukan pilihan. Nah, berikut ini ada beberapa tips yang bisa kamu lakukan dalam memilih parfum, antara lain :

  • Sukai Semua Aroma Parfum

Kebanyakan dari kita pastinya akan setia menggunakan satu jenis parfum untuk digunakan sehari-hari. Tidak salah untuk menggunakan satu jenis aroma parfum. Namun alangkah baiknya jika kita juga menggunakan aroma yang lainnya sehingga wangi yang ada tidak hanya itu-itu saja dan juga bisa membuat kita tampil berbeda dalam setiap keadaan.

  • Semprot Pada Permukaan Kulit

Ini merupakan salah satu hal yang harus diperhatikan ketika memilih parfum. Hampir semua parfum, aroma yang dihasilkan akan berbeda ketika bersentuhan dengan kulit. Untuk itu, sebaiknya semprot sedikit pada permukaan kulit agar kita tahu parfum yang kita pilih cocok atau tidak untuk kita gunakan.

  • Hindari Mencium Terlalu Banyak Aroma

Mencium terlalu banyak aroma parfum adalah hal yang sulit bagi orang yang tidak terbiasa. Hal itu dikarenakan otak kita tidak terbiasa dengan wewangian yang muncul secara bersamaan dalam satu waktu. Sehingga yang terjadi adalah hidung kita akan merasakan aroma yang sama pada parfum yang berbeda. Untuk itu, hindarilah terlalu banyak mencium aroma parfum saat hendak membeli.

Demikianlah penjelasan mengenai parfum, yang mana ternyata parfum sudah ada sejak ribuan tahun yang lalu dan kemudian mengalami perkembangan yang sangat pesat sehingga bisa terbagi menjadi beberapa jenis yang berbeda. Selain itu, ternyata parfum memiliki manfaat yang sangat berguna bagi kita yang memakainya. Semoga artikel ini bermanfaat untuk kita semua dan terima kasih sudah membaca.